Hattrick bukan sekadar permainan manajemen sepak bola biasa. Sebagai seorang manajer, setiap keputusan yang diambil akan memengaruhi perkembangan tim dalam jangka panjang.

Banyak pemain baru menganggap Hattrick sebagai permainan yang sederhana. Padahal, tanpa perencanaan yang baik, perkembangan tim dapat terhambat dan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk diperbaiki.

Melalui artikel ini, saya akan membagikan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan ketika pertama kali membangun sebuah tim di Hattrick.

1. Selesaikan Lisensi Manajer

Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah menyelesaikan Lisensi Manajer.

Selain membantu memahami dasar-dasar permainan, menyelesaikan seluruh misi lisensi juga akan memberikan tambahan dana bagi klub. Dana tersebut sangat berguna karena tim baru memiliki kondisi keuangan yang masih terbatas.

2. Tentukan Pola Latihan

Langkah berikutnya adalah memilih pola latihan.

Di Hattrick tersedia berbagai jenis latihan yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Beberapa pola latihan yang paling umum digunakan adalah:

  • Kiper
  • Bertahan
  • Olah Bola
  • Sayap
  • Overan
  • Cetak Gol
  • Bola Mati

Pilihlah satu jenis latihan yang sesuai dengan rencana pembangunan tim.

Sebagai contoh, saya memilih latihan Kiper ketika pertama kali bermain karena perkembangan keterampilan pemain berlangsung lebih cepat. Namun kekurangannya, latihan tersebut hanya dapat diterapkan kepada dua pemain utama.

3. Rekrut Staf yang Tepat

Setelah menentukan latihan, saatnya merekrut staf.

Jenis staf yang tersedia meliputi:

  • Asisten Pelatih
  • Medic
  • Pelatih Performa
  • Psikolog
  • Asisten Taktik
  • Direktur Keuangan

Sebagai pemain baru, saya menyarankan merekrut:

  • 2 Asisten Pelatih level 4 atau 5.
  • 1 Medic level 4 atau 5.

Pilih masa kontrak selama 16 minggu agar biaya operasional mingguan menjadi lebih hemat.

4. Siapkan Calon Pelatih Masa Depan

Salah satu langkah yang sering dilupakan pemain baru adalah membeli calon pelatih sejak awal.

Carilah pemain dengan kriteria berikut:

  • Usia minimal 39 tahun.
  • Pengalaman minimal Legenda.
  • Kepemimpinan level 4 atau 5.

Biasanya pemain dengan kriteria tersebut masih bisa diperoleh dengan harga yang relatif murah.

Namun, jangan terburu-buru mengganti pelatih bawaan. Sebaiknya gunakan pelatih awal setidaknya selama satu musim sebelum mempertimbangkan pergantian.

5. Tentukan Pemain yang Akan Dilatih

Fokus utama pembangunan tim adalah melatih pemain muda.

Manfaatkan pemain yang sudah tersedia di dalam skuad dan pilih pemain yang berusia 21 tahun ke bawah.

Jika jumlahnya belum mencukupi, belilah pemain dari bursa transfer dengan usia sekitar 17 hingga 18 tahun.

Sebagai contoh, apabila memilih latihan Cetak Gol, idealnya terdapat enam pemain yang memperoleh porsi latihan utama. Jika skuad hanya memiliki empat pemain yang sesuai, maka tambahkan dua pemain muda dari bursa transfer.

Saya juga menyarankan memprioritaskan pemain berusia 17 tahun dengan kemampuan Cetak Gol minimal level 6.

Perhatikan Keahlian Khusus Pemain

Selain keterampilan utama, perhatikan pula keahlian khusus (Specialty) yang dimiliki pemain.

Beberapa keahlian yang cukup baik antara lain:

  • Teknikal
  • Tangguh
  • Lincah
  • Sundul
  • Tak Terduga
  • Bugar
  • Pendukung

Tidak ada keahlian yang benar-benar paling baik untuk semua kondisi. Pilihlah pemain yang sesuai dengan rencana latihan dan strategi tim yang ingin dibangun.

Penutup

Kelima langkah di atas merupakan fondasi penting dalam membangun tim Hattrick sejak awal.

Dengan menentukan arah pembangunan tim sejak hari pertama, proses latihan akan menjadi lebih efektif dan perkembangan klub dapat berjalan lebih terarah.

Pada artikel berikutnya, saya akan membahas setiap jenis pola latihan secara lebih rinci beserta kelebihan, kekurangan, dan kapan waktu terbaik untuk menggunakannya.

Semoga panduan ini bermanfaat.

Salam Hattrickers.